NEWS

Thursday, 20 July 2017

PLN MAROS MINTA WARGA ANTISIPASI MODUS PENIPUAN PENJUALAN PENUTUP KWH METER

Pelanggan PLN Di Maros diminta untuk tidak melayani jika ada oknum yang menawarkan penutup Kwh meter atau meteran listrik mengatasnamakan PLN dan meminta sejumlah uang.

Jika ditemukan ada yang menawarkan penutup meteran tersebut, maka hal itu merupakan penipuan.

Hal ini disampaikan Manager PLN Rayon Maros, Latif Prasetyohadi saat dikonfirmasi wartawan, kamis (20/7/2017) terkait adanya konformasi warga yang membayar Rp. 150ribu untuk keperluan penutup meteran listrik.

Latif menegaskan, penutup meteran bukan dari PLN, dan PLN tidak pernah menjual atau menugaskan siapapun untuk memasang apalagi menjual penutup meteran.

Latif menilai, penutup meteran ini dijual pihak yang mencari keuntungan semata. Bahkan hanya menyulitkan petugas pencatat meteran listrik sehingga penutup Kwh Meter ini tidak disarankan untuk dipasang.

Latif berharap warga Maros bisa mengantisipasi penipuan modus seperti ini agar tidak dirugikan pihak tertentu yang hanya mencari keuntungan dengan mencatut nama PLN.

Sebelumnya, salah seorang warga BTN H. Banca, Ansar mengaku didatangi petugas yang mengaku petugas PLN dan memasang penutup Kwh meter dan meminta sejumlah uang dengan bukti kwitansi dari PLN.

Selain itu, seorang warga Tanringmata desa Bonto Marannu Kecamatan Lau, Muh. Yusuf juga membeberkan pernah didatangi petugas mengaku dari PLN dan tanpa permisi langsung memasang penutup Kwh meter dengan alasan untuk pengaman dan meminta Rp.150ribu untuk harga box pengaman Kwh Meter analog tersebut. (maros fm news department)

 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).