NEWS

Monday, 22 May 2017

FKDDM MAROS APRESIASI FORLAB KEMAS PUNCAK MAKKARUA JADI TEMPAT WISATA "PESONA LABUAJA"

Forum Komunikasi Dara dan Daeng Maros (FKDDM) melakukan kunjungan wisata ke puncak Makkarua, di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros, minggu (21/5/2017) .

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka melihat potensi wisata yang ada di Desa Labuaja yang dikenal dengan nama tempat wisata "Pesona Labuaja" sekaligus bersilaturahmi dengan pemuda Desa Labuaja yang tergabung dalam FORLAB (Forum Labuaja Bekerja).

Forum Komunikasi Dara Daeng Maros (FKDDM) bersama Pemuda Forum Labuaja Bekerja (Forlab) di Puncak Makkarua Maros yang kini disulap menjadi Pesona Labuaja. (21/5/2017) (dok. ist)

Ketua FORLAB, Rimba Sanjaya mengatakan Pesona Labuaja merupakan gagasan dari pemuda dan masyarakat sekitar dan dikelola langsung masyarakat desa bersama FORLAB. 

Menurutnya, Pesona Labuaja saat ini masih dalam tahap pembenahan. Rencananya akan dibangun Gubuk Cafe dan Rumah Pohon sebagai objek wisata baru di Pesona Labuaja namun masih terhambat karena keterbatasan bahan dan anggaran.

Selain menggagas Pesona Labuaja, FORLAB rutin mengajak masyarakat desa melakukan kegiatan Kajian, Bakti Sosial, Sosialisasi Literasi dan Jumat Bersih sebagai wujud pengabdian untuk kemajuan Desa Labuaja.

Wakil Ketua FKDDM, Abd. Rijal sangat mengapresiasi kinerja dari pemuda Desa Labuaja karena Forum seperti ini sangat bermanfaat untuk merangkul masyarakat desa melakukan hal-hal positif.

Menurutnya, Pesona Labuaja adalah salah satu bukti ide kreatif yang mampu ditunjukkan pemuda desa labuaja yang tidak hanya dinikmati masyarakat desa tetapi dinikmati seluruh pengunjung baik domestik maupun mancanegara.

Salah seorang pengunjung yang menikmati pemandangan dari puncak Makkarua Maros (21/5/2017) (dok. ist)

Daya tarik Pesona Labuaja atau Puncak Makkarua ini karena letaknya berada di ketinggian dengan pemandangan lembah yang indah, bahkan pada malam hari bisa melihat gemerlap lampu dari kota Makassar. 

Selain itu, Pesona Labuaja saat ini dikemas berbeda dengan objek wisata lainnya karena tersedia spot foto, menara segitiga yang terbuat dari kayu, papan yang terpasang berisi pesan moral disetiap pohon pinus dan saat ini sudah disediakan beberapa hammock (tempat tidur gantung) yang diikat dari pohon ke pohon untuk bersantai sambil menikmati panorama. 

Awalnya tempat ini tidak terurus tapi dirombak menjadi tempat wisata oleh penduduk setempat padahal akses jalannya masih sempit dan berbatu, dengan pendakian yang curam. Lahan parkir pun masih belum mumpuni serta kebersihan yang masih sulit dijaga karena jumlah pengunjung yang berdatangan semakin banyak sementara sumber daya pengelola masih terbatas.

Dara Intelegensia 2017, Yunita berharap Pemerintah dapat lebih memberi perhatian terhadap pengembangan destinasi wisata baru seperti Pesona Labuaja ini sebab bisa menjadi alternatif tempat wisata adventure yang menyenangkan dan semakin diminati wisatawan. (maros fm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).