NEWS

Wednesday, 8 March 2017

TANGKI PENYIMPANAN BBM BAWAH TANAH POM BENSIN PATUNG KUDA MAROS MELEDAK, 8 PETUGAS SPBU LUKA

Ledakan bersumber dari tangki penampungan bawah tanah (bunker) BBM terjadi di SPBU Patung Kuda Maros, Jalan AP Pettarani - Jl. Jend. Sudirman selasa malam sekitar pukul 19.30 Wita (7/3/2017).

Meskipun ledakan yang terjadi, tidak mengakibatkan kebakaran pada pom bensin tersebut, namun pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros menyiagakan 2 unit armadanya di lokasi kejadian.

Akibat ledakan, 4 orang mengalami luka berat dengan kondisi luka bakar di beberapa bagian tubuh, sementara 4 lainnya luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Salewangang Maros.

Informasi terakhir yang kami terima sekitar pukul 23.56 wita (7/3/2017) 4 Korban luka parah setelah mendapat penanganan pertama di RSUD Salewangang Maros sudah dirujuk ke RS Wahidin Makassar, 2 orang korban masih dirawat di RSUD Salewangang Maros, sedangkan 2 orang lainnya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Suasana saat petugas Damkar Maros bersama TRC BPBD Maros melakukan pengecekan untuk memastikan tidak adanya korban yang masih berada di dalam tangki bawah tanah sesaat setelah terjadinya ledakan, sementara Personil Polres Maros mensterilkan lokasi kejadian. (7/3/2017) (dok. ist)

PLT Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Huzair Tompo menjelaskan Tim SAR sesaat setelah evakuasi korban, pihaknya langsung menelusuri bunker untuk mengecek jangan sampai masih terdapat pekerja yang terperangkap, namun hasilnya nihil dan seluruh korban sudah dievakuasi.

Sementara Kapolres Maros, AKBP Erik Ferdinand saat ditemui Maros FM di lokasi kejadian menyebutkan kronologis kejadian berawal saat pekerja sedang membersihkan Tabung Tangki Premium tersebut dengan menggunakan alat pembersih yang dialiri listrik, dan tiba-tiba alat pembersih yang dipakai tersebut menimbulkan percikan api yang mengakibatkan ledakan.

Namun dugaan lain menurut Erik, kemungkinan ada diantara pekerja yang mengaktifkan Handphone-nya saat berada dalam bunker tersebut sementara kondisinya belum sepenuhnya kering.

Erik menjelaskan pihaknya sudah melakukan sterilisasi TKP dengan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Selain Kapolres Maros, Dandim 1422 Maros Letkol Kavaleri Mardi Ambar Fajaryanto bersama beberapa personil Kodim juga langsung mengecek lokasi ledakan yang diduga akibat kecelakaan kerja itu. (Maros FM News Department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).