NEWS

Tuesday, 21 February 2017

TOKOH KESEHATAN MAROS, dr. EDDY MOKHTAR MENINGGAL DUNIA

dr. H. Eddy Mokhtar, MARS, salah satu dokter senior dan tokoh kesehatan di Kabupaten Maros meninggal dunia di usianya yang ke 56 Tahun, senin (20/2/2017) sekitar pukul 20.35 Wita di RSUD Salewangang Maros.

dr. H. Eddy Mokhtar, MARS

Salah seorang sahabat karib almarhum, Tajuddin menceritakan, dr. Eddy sebelum meninggal sempat meluangkan waktu bergurau bersama rekan-rekannya di warkop Pettarani jalan Gladiol, kemudian usai melaksanakan sholat maghrib, almarhum yang masih terbalut air wudhu kemudian pamit pada pengunjung warkop untuk pulang kerumahnya di Poros Bantimurung Maros, Batubassi.

Tajuddin menjelaskan, tidak berapa lama sejak dr. Eddy pamit, dirinya pun mengaku mendengar kabar jika dr. Eddy sudah berada di rumah sakit setelah sebelumnya ditemukan pingsan dalam Toyota Rush putih yang dikendarainya tepat di ujung jembatan tua, Kassi Maros.

Kemudian sekitar pukul 20.35 (20/2/2017), dr. Eddy menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Salewangang akibat penyakit jantung yang akhir-akhir ini dideritanya.

Sementara Dr. Muh. Zainal, S.Ag.,M.Pd atau yang akrab disapa Uak Sena yang juga salah seorang sahabat almarhum mengaku sangat kehilangan sosok dr. Eddy.

Uak Sena mengatakan almarhum dr. Eddy sosok dokter dan pejabat pemkab yang sangat ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja dan dikomunitas mana saja misalnya di Komunitas pencinta Batu akik, Komunitas Bikers, Komunitas Catur, dan sering meluangkan waktu bersilaturrahmi dengan rekan-rekannya.

Bupati Maros, HM Hatta Rahman dan Ketua DPRD Maros, H. AS Chaidir Syam sesaat setelah mendengar kabar duka tersebut menyampaikan ucapan bela sungkawanya.

Menurutnya dr. Eddy Mokhtar merupakan dokter senior dan telah memberikan banyak sumbangsih yang besar untuk kemajuan kesehatan baik di dinas kesehatan apalagi di RSUD Salewangang Maros.

Chaidir menjelaskan ketika beliau menjabat Direktur RSUD Salewangang, rumah sakit mengalami perkembangan dan peningkatan yang pesat dari segi pembangunan fisik, pemenuhan alat-alat kesehatan dan manajemen RSUD yang semakin baik.

Sementara Hatta Rahman menyampaikan, sangat banyak yang merasa kehilangan atas kepergian sosok dr. Eddy yang cerdas karena pemikiran dan sumbangsinya terhadap pengembangan pelayanan dunia kesehatan di Maros tentu saja masih sangat dibutuhkan.

dr. Eddy lahir di Makassar, 05 Maret 1961. Memulai karirnya sebagai Dokter Umum Kanwil Depkes Provinsi Sulsel Tahun 1990, kemudian pernah menjabat Direktur RSUD Salewangang Maros tahun 2010 hingga 2015. Dan terakhir sebelum jabatan terakhirnya sebagai Fungsional di RSUD Salewangang pada tahun 2017, juga sempat menjabat Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Maros.

Ia menyelesaikan study S.1 Kedokteran Umum di Unhas tahun 1989 dan S.2 Manajemen Rumah Sakit di Universitas Indonesia tahun 2003.

dr. Eddy meninggalkan seorang istri bernama Hj. Nurmalah Rahman dan 3 Putri antara lain, Pratiwi Munawarah, Zakiah Nurhidayah dan Vivi Novianti Nur. (maros fm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).