NEWS

Thursday, 19 January 2017

KAPOLRES MAROS IMBAU NETIZEN BIJAK GUNAKAN MEDSOS

Dunia maya utamanya media sosial (medsos) kini menjadi salah satu alternatif yang banyak digunakan dalam menyampaikan gagasan atau ekspresi.

Tetapi perlu diingat, saat ini sudah ada Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang membatasi ruang gerak dalam dunia maya dan mengatur teknologi informasi secara umum.

Hal itu disampaikan Kapolres Maros, AKBP Erik Ferdinand kepada Maros FM, rabu kemarin (18/1/2017).

Kapolres Maros, AKBP Erik Ferdinand (dok. ist)
 
Erik Ferdinand mengatakan UU ITE ini sebenarnya mengatur banyak hal untuk pengguna online (netizen) mulai dari transaksi dan lain-lain untuk menangkal cyber crime, tetapi khusus pasal 28 tentang Berita bohong dan menyesatkan serta ujaran kebencian dan permusuhan masih kurang diperhatikan masyarakat utamanya pengguna medsos seperti facebook.
Erik Ferdinand menilai masih banyak pengguna facebook yang dalam mengungkapkan ekspresinya terlalu berlebihan sehingga tidak menyadari hal ini sudah memiliki payung hukum. Seperti contoh kasus yang saat ini diusut pihaknya atas sebuah akun facebook yang diduga warga maros dan telah menulis kalimat status yang menghina institusi Polri.

Kapolres Maros ini mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial dan jangan sampai menyinggung orang lain apalagi institusi seperti Polri dan Pemerintahan karena bisa berdampak pidana penjara selama enam tahun. (Maros fm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).