NEWS

Monday, 12 December 2016

SELAIN DIREKTUR PAREPOS, KEPALA BIRO KABUPATEN MAROS JUGA IKUT MINTA MAAF ATAS SALAH PENGETIKAN KATA "NABI"

Kepala Biro Harian Pagi PARE POS Kabupaten Maros, Ilham Lahiya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada publik utamanya untuk pembaca yang ada di Maros atas kesalahan pengetikan dalam salah satu kolom pemberitaan media terbesar di utara sulsel itu.

Foto artikel Harian Pare Pos (dok. ist)

Dalam terbitan Harian Parepos edisi Sabtu, 10 Desember 2016, Koran ini memuat tulisan berjudul "Fenomena Bid'ah Jangan Sampai Membuat Umat Islam Terpecah" terdapat salah pengetikan 1 huruf di kata "Nabi" di Paragraf kelima tulisan tersebut.

Ilham Lahiya, saat menghubungi Maros FM senin dini hari (12/12/2016) menjelaskan ketelitian dan kepiawaian dalam suatu penulisan memang harus tetap diperhatikan oleh media, tetapi jika terdapat kesalahan maka sekecil apapun jika bersinggungan dengan agama maka permohonan maaf harus di utarakan karena sangat sensitif.

Selain menghubungi Maros FM, Ilham juga memposting permintaan maafnya di medsos sambil menjelaskan berbagai reaksi yang muncul di kolom komentar postingannya.

Selain Kepala Biro, sebelumnya Direktur PAREPOS, M Harun Hamu juga sudah menyampaikan permohonan maaf melalui beberapa media minggu kemarin (11/12/2016).

Harun menjelaskan berita tersebut terdapat kesalahan pengetikan karena lolos dari quality control dan tidak ada unsur kesengajaan atau adanya unsur niat lainnya. (maros fm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).