NEWS

Tuesday, 20 December 2016

DITEMUI BUPATI, INI PENGAKUAN TAHANAN NARKOBA DI LAPAS KELAS II A MAROS

Fenomena peredaran Narkotika di Kabupaten Maros tidak hanya membuat gerah pemerintah dan aparat hukum serta kalangan aktivis anti narkoba. Tetapi juga kalangan narapidana di Kelas II A Maros.

Seorang napi yang dijerat pasal 114, a.n Firman alias panjul saat ditemui Bupati Maros, HM Hatta Rahman bersama pengurus Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) di Lapas Kandeapi itu senin kemarin(19/12/2016) mengungkapkan peredaran narkoba utamanya jenis sabu di Maros sudah menyentuh kalangan dibawah umur dan pelajar.

Bupati Maros foto bersama Kalapas dan perwakilan BNNP Sulsel serta Firman saat kunjungi tahanan Narkoba di Lapas Kelas II A Maros (19/12/2016) (dok. ist)

Firman yang dijatuhi hukuman 5 tahun 1 bulan itu mengaku dirinya dan rekan-rekannya tahanan narkoba lainnya sudah menyesali perbuatannya di masa lalu dan menganggap di Lapas ini sebagai langkah pencucian dosa agar bisa berbuat yang berguna untuk masyarakat saat bebas nanti.

Firman yang dibekuk petugas tahun 2014 lalu menceritakan bagaimana kondisi kehidupan di Lapas yang sangat tidak nyaman dan harus menderita jauh dari keluarga dan sangat terbatas dalam ruang gerak. Tetapi sisi positifnya karena mendapat pembinaan yang baik dari sisi religius dan berprilaku.

Menanggapi hal itu, Hatta Rahman mengaku salut dan bangga jika para napi narkoba tersebut sudah insyaf dan berkomitmen berbuat hal berguna saat keluar dari Lapas nanti.

Saat menemui tahanan narkoba tersebut, Hatta didampingi Ketua BNK Maros, H.A Harmil Mattotorang, Ketua DPRD Kabupaten Maros, AS Chaidir Syam, Wakapolres Maros, Kompol Emile R Hartanto, Ka Lapas Kelas II A Maros, Lukman Amin, Perwakilan BNNP Sulsel serta Ketua DPD  pengurus Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Sulsel dan beberapa pengurus DPC Granat Kabupaten Maros yang baru saja dilantik di area tersebut. (Maros fm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).