NEWS

Sunday, 18 December 2016

DG. SUMPU, POTRET WARGA MAROS YANG HIDUP DI KOLONG RUMAH TUA BERATAP TERPAL BERLANTAI LUMPUR

Dg. Sumpu (60) potret seorang warga Dusun Bangunpolea desa Pattontongan Kecamatan Mandai kabupaten Maros, hidup seorang diri dengan menumpang di salah satu kolong rumah tanpa atap dan  tidak terawat milik seorang warga milik H. Yahya.

Dg. Sumpu saat dikunjungi Aktivis LSM, Relawan BPBD Maros, Crew Maros FM dan Media lainnya di tempat bernaungnya di Desa Pattontongan Maros (17/12/2016)

Kondisi tempat tinggalnya yang sudah ditempatinya sekitar sejak 10 tahun lalu hanya berupa sebuah dipan bambu ukuran 2x2m tanpa dinding dan diatasnya tergantung sebuah terpal untuk melindunginya dari hujan. Sementara lantainya beralaskan tanah dan berlumpur saat hujan.

Saat malam tiba, tempat tinggalnya hanya diterangi bias cahaya dari lampu jalan yang ada di tepi jalan. Sementara untuk masak sehari-hari terpaksa hanya menggunakan kayu bakar yang dengan perlengkapan masak seadanya.

Nurmiati, seorang warga setempat yang kami temui sabtu kemarin (17/12/2016) mengatakan Dg. Sumpu sebenarnya masih memiliki 3 orang anak tetapi lebih memilih tinggal seorang diri di tempat tersebut karena sudah pisah dengan istrinya sejak lama.

Sementara Dg. Sumpu saat ditanya tentang pekerjaannya menjawab dulunya sehari-hari hanya membuat arang dan dijual di Daya Makassar.

Dari usahanya itu biasanya dia menghasilkan Rp. 8000 perhari. Namun saat ini sudah tidak memiliki pekerjaan yang bisa menghasilkan akibat sering merasa sakit pada tangannya sehingga untuk kebutuhan makan sehari-hari hanya diberikan dari warga sekitar.

Salah seorang aktivis LSM, Ilham Lahiya yang juga ikut meninjau tempat tinggal Dg. Sumpu menjelaskan nasib warga ini harusnya menjadi perhatian pemerintah utamanya aparat desa karena kondisi ini sudah sangat memprihatinkan terlepas bagaimana latar belakang hingga akhirnya orang tua ini memilih untuk tinggal sendiri bertahun-tahun dan tidak ingin tinggal bersama anak-anaknya.

Saat berkunjung ke desa Pattontongan sabtu kemarin (17/12/2016), Crew Maros fm dan beberapa rekan media lainnya serta salah seorang relawan BPBD Maros belum sempat berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan pihak keluarga dari Dg. Sumpu. (Maros fm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).