NEWS

Thursday, 18 February 2016

DIALOG SIANG BSFM : SOSIALISASI GERAKAN NASIONAL "SAYA PEREMPUAN ANTI KORUPSI"

Gerakan Nasional "Saya Perempuan Anti Korupsi" disingkat SPAK merupakan gerakan moral dari perempuan-perempuan Indonesia untuk isu Anti Korupsi.

Gerakan ini dicanangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak peringatan Hari Kartini tahun 2014 lalu, karena para penggerak dari Gerakan ini merupakan Perempuan-perempuan yang disebut Agen.

Gerakan Nasional SPAK memandang peran perempuan sangat penting dalam pencegahan korupsi, baik sebagai ibu, istri maupun sebagai anggota masyarakat. Diharapkan, gerakan ini mampu memproduksi sebanyak mungkin para perempuan dan organisasi perempuan untuk ikut berpartisipasi dengan melindungi diri dari korupsi dengan cara menyebarluaskan pengetahuan, modus-modus dan peluang-peluang yang berpotensi korupsi serta konsekuensi hukumnya. Sehingga pengaruh positif ini, tidak hanya bagi anak dan suaminya, melainkan juga masyarakatnya di manapun mereka berada.

Agen SPAK Sulsel dan Agen SPAK Kabupaten Maros di Radio BSFM Maros (18/2/2016) (dok. bsfm/Guhtip)

Hal itu disampaikan agen SPAK Sulsel, Sri Wahyuningsih didampingi Agen SPAK Maros, Ismawati dalam acara Dialog Siang di Radio Butta Salewangang FM (BSFM) Maros, kamis (18/2/2016) pukul 12.30 - 14.00 Wita dipandu Herman Temmajarra.

Sri Wahyuningsih mengatakan, Semua orang bisa menjadi Agen SPAK dan SPAK bukan sebuah organisasi melainkan Gerakan Moril yang bergerak dari sisi pencegahan dan bukan penindakan. Meskipun demikian, target untuk pencegahan Korupsi bukan hanya untuk kaum perempuan tetapi lebih kepada masyarakat secara umum tanpa mengenal perbedaan gender.

Menurutnya, Agen SPAK untuk wilayah Sulsel terus melakukan sosialisasi dan menyebarkan "virus-virus" SPAK termasuk di Maros untuk seluruh golongan masyarakat mulai dari anak-anak, dewasa, tua, muda dengan mengenalkan perilaku-perilaku Anti Korupsi dalam lingkup paling kecil dan bukan hanya identik dengan masalah uang tetapi cakupan korupsi secara luas.

Sementara itu, Agen SPAK Maros, Ismawati mengatakan untuk Gerakan SPAK sebenarnya sudah hampir setahun melakukan sosialisasi termasuk dalam lingkup Darma Wanita Bappeda dan masyarakat. Sosialisasi itu dilakukan dalam bentuk permainan yang sederhana sehingga dengan cepat mereka yang mengikuti sosialisasi langsung mengetahui bagaimana bentuk tindakan yang dinilai termasuk korupsi.

Sosialisasi terkait Gerakan SPAK ini terus digulirkan perempuan-perempuan Indonesia termasuk Maros dalam rangka menyambut peringatan Womens Day International, 8 Maret mendatang. (bsfm news dept)


 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).