NEWS

Tuesday, 19 January 2016

RUMAH KECAPI MAROS, ASET LOKAL PELESTARI ALAT MUSIK TRADISIONAL SULSEL

Rumah kecapi Maros menjadi salah satu tempat kunjungan untuk anda yang ingin menyaksikan bagaimana alat musik tradisonal diproduksi seperti kecapi, kesok kesok, gambusu’, dan suling.

Rumah kecapi yang sudah berproduksi selama 18 tahun ini terletak di Jalan Dr. Ratulangi, lingkungan Pammelakkang Je’ne kelurahan Allepolea Maros dan dipimpin seorang pekerja seni Maros, Yusri Yusuf.

Yusri (kiri) bersama rekannya sedang menyelesaikan pengerjaan Kecapi Tradisional (19/1/2016) (dok. bsfm/lory)

Kepada BSFM (19/01/2016) Yusri menceritakan, awalnya Rumah Kecapi didirikan dari hobi sang Pekerja seni, namun setelah berpoduksi ternyata diminati banyak orang dan lembaga sehingga produksi terus ditingkatkan, beberapa lembaga yang sudah memanfaatkan produksi rumah kecapi ini antara lain beberapa Sekolah di Maros, Makassar, Pangkep, juga perguruan tinggi, sanggar seni dan beberapa Turis Mancanegara memanfaatkan kecapi ini sebagai souvenir ke negaranya.

Selain itu permintaan rutin dari Toko Musik dan juga galeri musik di Bandara Sultan Hasanuddin membuat Rumah kecapi ini eksis memproduksi karya-karyanya.

Dalam produksinya, Rumah Kecapi Maros masih menggunakan alat-alat tradisional dengan keakuratan karya dan ketelitian yang maksimal.


Untuk memproduksi sebuah kecapi dengan baik, Yusri dkk membutuhkan waktu sekitar 3 hari karena masih menggunakan alat seadanya sehingga menghambat beberapa pesanan selesai tepat waktu.

Yusri berharap Pemerintah secepatnya membuat regulasi petunjuk teknis terkait pengembangan alat-alat seni tradisional agar bisa tetap terpelihara dan demi terjaganya kelestarian warisan budaya itu.

"Saat ini, jumlah pengrajin alat-alat seni tradisional sudah semakin berkurang sehingga Pemerintah harus serius melihat hal ini. Jangan sampai para pengrajin gulung tikar dan hilanglah aset warisan budaya kita." Ujar Yusri. (bsfm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).