NEWS

Monday, 25 January 2016

RAMAI PASIEN ANAK TERKENA DBD DI RSUD SALEWANGANG MAROS

Seiring datangnya musim hujan, warga Maros diimbau mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)  karena saat ini pasien yang masuk ke RSUD Salewangang Maros, baik rawat jalan maupun rawat inap sedang ramai.
Direktur RSUD Salewangang Maros, dr. Sitti Maryam Haba, M. KES mengatakan, hampir seluruh ruangan perawatan utamanya perawatan anak, penuh setiap harinya, dan ternyata kebanyakan dari pasien di diagnosa DBD.

Sementara itu, Kepala Ruangan anak RSUD Salewangang, Raden kuntarni Harjo mengatakan Kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang bulan januari 2016 di RSUD Salewangang Maros mencapai 56 penderita. dua diantaranya meninggal dunia.

Mengenai pasien yang meninggal dunia, Kuntarni menjelaskan, dua pasien itu antara lain Syamsul Arifin, usia 14 tahun, warga Kecamatan Cenrana dan Adam, berusia 3 tahun, warga Desa Damai, kecamatan Tanralili. Keduanya meninggal setelah mendapatkan perawatan selama beberapa jam tetapi nyawa pasien itu tidak dapat tertolong karena saat tiba di rumah sakit kondisinya sudah sangat kritis.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, ruangan di perawatan anak masih terbatas utamanya untuk kelas III, sehingga pihaknya mengambil langkah dengan menggunakan ruangan kelas lain yang kosong dan menggunakan koridor akibat ramainya pasien anak terkena DBD. Bahkan, sebagian lainnya harus dirawat di ruang gawat darurat akibat keterbatasan ruang perawatan itu. (bsfm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).