NEWS

Tuesday, 12 January 2016

PETANI DI MAROS MENGELUHKAN KELANGKAAN PUPUK

Petani di Maros mengeluhkan kelangkaan pupuk utamanya jenis pupuk SP36 dan ZA yang saat ini tidak tersedia di gudang distributor.

Padahal, jenis pupuk ini sangat dibutuhkan petani karena tanaman padi yang mereka tanam membutuhkan pupuk berimbang baik dari pupuk organik maupun non organik.

Suasana penanaman padi di desa Alatengae Kecamatan Bantimurung, Maros (dok. bsfm/Apdesi)

Kepala Desa Alatengae Kecamatan Bantimurung, Maros Abdul Azis kepada bsfm selasa kemarin (12/1/2016) mengatakan, untuk di desa Alatengae sendiri untuk kondisi penanaman sudah selesai sekitar 60%, sementara fase antara penanaman dan pemupukan sekitar 10 hari hingga 14 hari sudah wajib dipupuk, tetapi terjadi kondisi mengkhawatirkan dimana sudah sekitar 10 hari petani mengalami kelangkaan pupuk.

Azis yang juga ketua Apdesi Maros ini mengkhawatirkan justru kondisi petani di desa lain yang sudah lebih dulu melakukan penanaman sebagai contoh desa Mangeloreng dan Desa Mattoanging yang sudah hampir 30 hari melakukan penanaman tetapi tidak menggunakan pupuk berimbang. Kondisi ini tentu saja akan berdampak turunnya produksi pertanian secara signifikan jika tidak secepatnya diantisipasi.

Terkait kelangkaan pupuk, Dandim 1422/Maros, Letkol Inf Sunarto mengatakan kondisi ini juga sudah 3 hari di keluhkan petani melalui para babinsa yang mendampingi petani, dimana terdapat kendala stok pupuk dari distributor namun dirinya berjanji pihaknya akan membantu mengkomunikasikan secepatnya dengan pihak Distributor dan Dinas Pertanian Maros terkait macetnya distribusi pupuk non organik tersebut. (bsfm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).