NEWS

Thursday, 14 January 2016

PAKAI PUKAT HARIMAU DI PERAIRAN MAROS, 5 NELAYAN MAKASSAR DIAMANKAN

Aktivitas nelayan asal Makassar dengan menggunakan alat pukat harimau untuk menangkap ikan di Dusun kuri caddi, Desa Nisombalia Kec. Marusu, Kab. Maros ternyata mulai marak akhir-akhir ini.

Hal itu berdasarkan hasil laporan investigasi koalisi LSM Celebes yang dikirimkan dalam rilisnya ke BSFM, 12 januari 2016 kemarin.

                    Kapal Penangkap Ikan di Perairan Kuri Caddi, Maros (dok. bsfm/Ist)

Kordinator Kecamatan, Koalisi LSM Celebes, Mansyur mengatakan, masyarakat kuri caddi yang mayoritas nelayan merasa di rugikan karena, nelayan asal Makassar ini masuk ke bibir pantai kuri caddi menangkap ikan dengan menggunakan pukat harimau dan membuat nelayan kuri caddi di rugikan karena alat penangkap ikan masyarakat sekitar seperti jaring yang mereka pasang ikut terangkut ke dalam pukat harimau.

Selain mengirimkan rilisnya ke Media, Koalisi LSM Celebes juga melaporkan hal tersebut ke Polres Maros sehingga pihak reskrim polres maros langsung ke TKP berpatroli dan melakukan penangkapan.

Dalam operasi tersebut diamankan 5 tersangka  berasal dari Kelurahan Cambayya, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, dengan barang bukti berupa 10 buah jarring dogol, 5 unit perahu /kapal kayu dengan lebar 2 meter dan panjang 10 meter yang menggunakan mesin 24 PK.

Ke lima nelayan ini di amankan pada hari selasa, 12 januari 2016, pukul 14:30 Wita. Kurang lebih 3 KM dari jarak bibir pantai kuri caddi, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu. (bsfm news department)   
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).