NEWS

Thursday, 14 January 2016

JANGAN PERNAH BERCANDA SOAL "BOM" !!!

Menyampaikan informasi palsu, bergurau atau mengaku-ngaku membawa "bom" di Bandara dan di pesawat udara dapat dikenakan pidana penjara sehingga hal tersebut tidak bisa dianggap main-main.

UU No. 1 Tahun 2009 tentang penerbangan menyebutkan setiap orang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 344 huruf e dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun.


Peringatan tersebut ternyata masih kurang diindahkan bahkan salah seorang anggota TNI AD yang menjadi calon penumpang pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin, Kamis (14/1/2016) sore sekitar pukul 15.30 Wita terpaksa harus diamankan karena bercanda soal Bom.

Kejadian bermula saat Anggota berpangkat Letkol tersebut ditanya petugas Avsec Bandara terkait isi tas yang dibawa anggota TNI tersebut, namun dengan bercanda dirinya menjawab jika dalam tas tersebut ada Bom. Petugas bandara langsung melakukan pemeriksaan namun tidak ditemukan benda mencurigakan.

Meskipun demikian, atas jawaban yang bersifat gurauan tersebut, Anggota berpangkat Letkol ini langsung diamankan di Mapolsek Bandara untuk dimintai keterangannya serta diperiksa sesuai hukum.

Sebelumnya (10/1/2016), seorang anggota kepolisian juga melakukan gurauan mengenai keberadaan bom, kemudian besoknya (11/1/2016) seorang pegawai negeri sipil (PNS) dari Pemerintah Provinsi Papua juga melakukan gurauan yang sama soal keberadaan Bom yang berdampak jadwal penerbangan tertunda dan petugas Avsec melakukan sterilisasi lantai 2 Bandara Sultan Hasanuddin dan menutup Akses masuk di SCP Keberangkatan dan SCP Transit. (bsfm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).