NEWS

Thursday, 28 January 2016

BOSOWA AJAK STUDY BANDING KELOMPOK WANITA TANI DESA BARUGA DAN DESA TUKAMASEA BANTIMURUNG

Kelompok Wanita Tani Desa Baruga dan Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Maros melaksanakan kunjungan dan Study Banding ke Kelompok Tani Kelurahan Leang-leang, Kantor Badan Penyuluh Pertanian Kec. Bantimurung, dan UPTD BPTPH Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura  Provinsi Sulawesi-Selatan, rabu kemarin (27/1/2016).

Kunjungan dan Study Banding itu difasilitasi CSR PT Semen Bosowa kerjasama Pihak TNI AD dan Dinas Pertanian Maros yang bertujuan agar kelompok wanita tani di Desa Baruga dan Desa Tukamasea dapat mempelajari pengetahuan tentang pengelolaan dan pemeliharaan tanaman sayuran Organik yang tidak menggunakan bahan kimia.

Kelompok Wanita Tani Desa Baruga dan Desa Tukamasea foto bersama CSR PT Semen Bosowa dan personil TNI dan Distan Maros (27/1/2016) (dok. bsfm/csrbosowa)

Hal itu disampaikan Comdev & Enviroment dept. Head PT Semen Bosowa Maros, Nur Alang dalam rilisnya ke bsfm kamis (28/1/2016).

Nur Alang mengatakan, dengan kegiatan study banding itu, Kelompok wanita tani binaannya bersama Dinas Pertanian Maros akan mengetahui bagaimana tata kelola pemanfaatan pekarangan untuk tanaman sayur-sayuran sehingga lebih produktif serta membangun kreatifitas dalam pengelolaanya.

Selain itu, Kelompok Wanita Tani dapat lebih menyadari pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat menghidarkan warga dari konsumsi sayur-sayuran yang selama ini mengandung banyak zat kimia.

Kelompok Wanita Tani Desa Baruga dan Desa Tukamasea mendengarkan Penjelasan dari Pihak UPTD BPTPH Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura  Provinsi Sulawesi-Selatan (27/1/2016) (dok. bsfm/csrbosowa)

Sebelumnya, PT Semen Bosowa Maros bekerjasama Dinas Pertanian Kabupaten Maros membentuk 11 Kelompok Wanita Tani yang didominasi ibu-ibu rumah tangga dan tersebar di 2 Desa yang ada di ring satu pabrik Semen Bosowa, desa Baruga dan Tukamasea kecamatan Bantimurung, Maros.

Mereka sudah bisa membuat racun hama tanpa campuran kimiawi pestisida  dan training pembuatan pupuk dengan sistem pengembangbiakan bakteri yang disebut Pupuk Organik Cair (POC) dan telah dimanfaatkan warga sekitar desa. (bsfm news department)

Berita Terkait : BOSOWA KERJASAMA DINAS PERTANIAN MAROS BENTUK KELOMPOK WANITA TANI DI DESA
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).