NEWS

Lintas Maros

News

PROGRAM HARIAN

SKPD KAB. MAROS

Friday, 9 December 2016

PEMUDA MAROS INI RAIH JUARA I LOMBA CIPTA PUISI ANTI KORUPSI SE-SULSEL

Putra daerah Maros yang juga Wakil Ketua Badan Kerjasama Kesenian Indonesia (BKKI) Kabupaten Maros, Amul Hikmah Budiman berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Cipta Puisi Anti Korupsi Se-Sulawesi Selatan yang digelar Serikat Mahasiswa Penggiat Hukum dan Konstitusi (SIMPOSIUM) di depan Tugu Monumen Mandala Makassar (8/12/2016).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi itu memperlombakan 15 karya peserta Se-Sulawesi Selatan yang sebelumnya telah disaring dari berbagai karya yang telah di kirimkan sebelumnya. 

Amul Hikmah Budiman (dok. Maros FM)

Amul mengaku sangat bersyukur atas prestasi ini karena puisi yang bertemakan anti korupsi ini mampu meraih penghargaan pertama sehingga diharapkan mampu menginspirasi pemuda lainnya dalam melawan korupsi.

Amul menjelaskan Puisi yang dikirimkannya ini berjudul "Tanya Anak Pada Bapaknya Perihal Negeri Kaya Rakyat Jelata" yang bercerita tentang Tentang pertanyaan-pertanyaan seorang anak pada bapaknya yang melihat negerinya yang kaya raya tapi masih banyak rakyatnya susah mendapat rupiah yang penyebabnya salah satunya karena perilaku korupsi penguasa yang menjadi jawaban bapaknya.

Kedepannya, Amul berjanji akan mengemas puisi tersebut dalam sebuah buku antologi puisi yang akan digabungkan bersama puisi dari sastrawan dan seniman lainnya di Maros.

Terkait prestasi ini, Ketua BKKI Maros, Husni Siame sangat mengapresiasi hal yang dicapai Amul. Menurutnya, Prestasi yang diraih Amul sebagai salah satu pemuda yang gemar membuat dan membaca puisi merupakan aset dunia kesenian di Maros yang membanggakan. (maros fm news department)

PERSYARATAN JADI KEPALA DUSUN MENCUAT DALAM RAPAT EVALUASI AKHIR TAHUN BPMDK PEMKAB MAROS

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan kelurahan (BPMDK) Kabupaten Maros menggelar rapat evaluasi jelang akhir tahun 2016 yang dihadiri oleh 80 kepala desa di Kabupaten Maros bersama dengan para pendamping dan bendahara desa, di Ruang Pola kantor Bupati Maros, selasa kemarin (06/12/2016).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Maros, Baharuddin didampingi oleh kepala PMDK Ek Mustafa, Kepala Inspektorat, Baharuddin dan kepala KPP Pratama Maros, Armadari.

BPMDK Pemkab Maros gelar Rapat Evaluasi Akhir Tahun (dok. ist)

Dalam rapat tersebut, salah satu hal yang dijelaskan Sekda Maros, Baharuddin yakni terkait aturan pengangkatan Kepala Dusun yang akan selektif dilakukan kedepannya terkait Permendagri nomor 83 mengenai perangkat kepala desa dalam hal ini kepala dusun yang berumur maksimal 60 tahun dan pendidikan minimal SMA.

Sementara Kepala bagian (Kabag) Hukum, Agustam, menjelaskan persoalan kepala dusun itu sudah ada kekuatan hukum yang mengikat,  dan nanti usianya sampai 60 barulah dilakukan pergantian dimana penggantinya itu harus berumur minimal 20 tahun dan maksimal 42 tahun dan berpendidikan minimal SMA.

Terkait hal itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Maros, Abd Asis mengatakan kondisi sosial budaya yang ada di Maros beda dengan daerah lain dimana kepala dusun harus memiliki kekuatan ketokohan.

Menurut Abd. Asis yang juga kepala desa Alatengae Kecamatan Bantimurung ini, Kepala dusun itu harus tokoh, sementara kita tahu kondisi pendidikan mereka juga rata-rata tidak tamat SMA tapi kinerjanya bagus dan sejauh ini kita masih tetap bersinergi dalam membangun desa. (maros fm news department)

Thursday, 8 December 2016

BPK OI MAROS AKAN GELAR FESTIVAL AKUSTIK, AYO SEGERA DAFTARKAN BAND ANDA..!

Ormas Oi Kabupaten Maros Sebagai salah satu Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini, Bidang Seni, Budaya dan Olahraga akan menggelar Festival Akustik, pada 17 Desember 2016 di The Clove Cafe dan Resto, Maros.


Ketua BPK Ormas Oi Kabupaten Maros, Ismail Nurdin mengatakan Kegiatan Festival Akustik ini mengusung tema “Ekspresikan Cinta dengan Musik”, dengan tema ini diharapkan penonton dan tamu undangan benar - benar terhibur dengan penampilan para peserta pada saat acara nanti.

Sementara Ketua Dewan Pembina Ormas Oi Kabupaten Maros, Kaimuddin Mbck merespon baik kegiatan ini. Kaimuddin mengatakan kegiatan festival akustik ini merupakan bentuk kreatifitas pemuda dengan musik akustik sehingga di harapkan memberikan dampak positif terhadap masyarakat khususnya pemuda di kabupaten maros.

Andi Muhammad Danial Selaku Ketua Panitia menjelaskan jika anda beminat untuk mengikuti ajang Festival Akustik ini, silahkan mengunjungi link : http://bit.ly.ekspresicinta atau berkunjung langsung ke Sekretariat Ormas Oi Kabupaten Maros di Jl. Azalea, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Maros.

Acara ini turut didukung 107,3 Maros FM Spirit Butta Salewangang. (maros fm news department)

SAUDI ARABIAN AIRLINES RESMI BUKA RUTE PENERBANGAN DI BANDARA SULTAN HASANUDDIN

Penerbangan langsung dari Makassar ke Madinah resmi dibuka maskapai Saudi Arabian Airlines rabu kemarin (7/12/2016) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Maros.

Dalam peresmian itu, dihadiri Wakil Gubernur Sulsel,Agus Arifin Nu'mang, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Mohammed Abdullah Al Shuaibi, Perwakilan Saudi Arabian Airlines serta Bupati Maros,HM Hatta Rahman dan Ketua DPRD Maros,H.AS Chaidir Syam.

Wakil Gubernur Sulsel didampingi Bupati Maros dan Ketua DPRD Maros saat meresmikan penerbangan Makassar Madinah di Bandara Sultan Hasanuddin (7/12/2016) (dok. ist)

Saudia Manager Indonesia, Australia, New Zealand, Marwan M Altoumah mengatakan  penerbangan ini dibuka dua kali sepekan, yakni pada Rabu dan Sabtu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah umrah di Sulsel.

Sementara Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Mohammed Abdullah Al Shuaibi mengakui Sulawesi Selatan sebagai salah satu Provinsi yang menakjubkan di Indonesia Timur.

Dia menyampaikan rasa terimakasih atas sambutan dan dukungan dari Provinsi Sulsel beserta seluruh pihak terkait dengan kehadiran Saudi Arabian Airlines di Bandara Sultan Hasanuddin.

Sedangkan Wakil Gubernur, Agus Arifin Nu'mang mengakui tiap bulannya jamaah umrah di Sulawesi Selatan bisa mencapai 4000 orang setiap bulannya dan hanya dilayani Maskapai Garuda tiga kali seminggu. Sementara sisanya melalui penerbangan di Jakarta.

Agus berharap kehadiran Saudi Arabian Airlines ini maka jamaah umrah bisa lebih banyak lagi pada masa akan datang.

Agus juga sempat menyampaikan persoalan daftar tunggu calon jemaah haji dimana Sulsel adalah salah satu provinsi yang colon jamaah hajinya terbesar yakni mencapai 170 ribu yang sementara menunggu. Untuk itu mereka harus menunggu 30 tahun untuk berangkat. Bahkan kalau kita membagi ke tiap Kabupaten,  maka ada yang menunggu sampai 40 tahun untuk menunaikan ibadah haji.

Dia meminta kepada kerajaan Arab Saudi untuk mencarikan solusi mengatasi banyaknya calon jemaah haji yang terlalu lama menunggu. (maros FM News Department)

Reporter : Indra Sadli Pratama
Editor : Ady Maros Enterprise

Tuesday, 6 December 2016

USAI DILANTIK, PENGURUS BKKI MAROS JADWALKAN RAKER DAN WORKSHOP PUTIH ABU-ABU

Demi pengembangan kreativitas seni utamanya untuk kalangan pelajar, Badan Kerjasama Kesenian Indonesia (BKKI) Kabupaten Maros akan menggelar Workshop Putih Abu-Abu pada 17 dan 18 Desember 2016 di Villa Bosowa, Maros. 

Pengurus BKKI Kabupaten Maros periode 2016-2021 (dok. maros fm)

Ketua Panitia, Umar Afati mengatakan sebelum kegiatan Workshop dilaksanakan maka akan didahului dengan raker pengurus pada 16 Desember.

Adapun konsep Workshop Putih Abu-Abu ini, menurut Umar, terdiri dari 3 item kegiatan yakni seni tari, musik dan teater sehingga hasil workshop ini nantinya akan dikolaborasikan sehingga menciptakan banyak karya seni yang memenuhi ketiga unsur tersebut.

Sementara Ketua BKKI Maros, Husni Siame menjelaskan untuk program kerja hingga 2017, pihaknya lebih cenderung ke pembinaan seni generasi muda utamanya untuk pelajar.

Termasuk kegiatan Worksop kali ini, Husni berharap para peserta dari berbagai sekolah di Maros setelah mengikuti workshop ini akan kembali ke sekolahnya masing-masing dan mengaktifkan sanggar seninya.

Kedepannya, hasil workshop juga akan dibuatkan Festival skala lebih besar dan melibatkan seluruh SMU yang ada di Maros sehingga ilmu yang didapatkan dalam pelatihan itu bisa terus diaplikasikan dalam menghasilkan berbagai kreatifitas seni. (Maros FM News Department)

PRESS CONFERENCE KONI MAROS : SELAIN SIAP GANTI DANA YANG HILANG, KONI JUGA DESAK KEPOLISIAN TANGKAP PELAKU PERAMPOKAN BENDAHARANYA

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros menggelar konferensi pers, selasa (6/11/2016) di warung coto Orari, jalan Azalea Maros terkait masalah perampokan yang menimpa Bendahara KONI a.n Rahim yang terjadi beberapa waktu lalu di sekitar jalur lapangan Pallantikang kompleks Kantor Bupati Maros.

Dalam pertemuan itu hadir Ketua KONI Kabupaten Maros, Imran Yusuf didampingi bendahara, Rahim, Ketua Bidang Humas, Lory Hendradjaya, Wakil Ketua Bidang Humas, Ilham Halimsyah, Anggota Bidang Organisasi, Resa Arifuddin Yacub, dan anggota bidang Pembinaan prestasi, Sofyan Syahrir.

Suasana Press Conference KONI Maros terkait kasus Perampokan Bendahara Koni beberapa waktu lalu (6/12/2016) (dok. maros fm)

Lory selaku moderator menjelaskan kronologis kejadian sesuai yang dimuat media dan yang didapatkan dari pihak kepolisian, Bendahara Koni, Rahim (38) dirampok saat melintas di depan Dinas Kesehatan Maros, pada jumat, 11 November 2016 sekitar pukul 13.30 Wita mengakibatkan sejumlah uang dan berkas keuangan KONI Maros berhasil dibawa kabur perampok yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Rahim juga dianiaya menggunakan senjata tajam mengakibatkan luka serius pada punggung dan pahanya.

Baca : BENDAHARA KONI MAROS DIRAMPOK, 300-AN JUTA DIBAWA KABUR PELAKU 

Sementara Ketua Koni Maros, Imran Yusuf mengklarifikasi total dana yang hilang yakni Rp.261 juta rupiah yang sebenarnya sudah siap didistribusi termasuk dana cabang olahraga dan dana operasional.

Kemudian saat kejadian, Imran Yusuf yang akrab disapa Imo ini menceritakan dirinya sedang berada di bone mendampingi atlit balap sepeda dan baru pulang ke maros 2 hari setelah kejadian untuk memyampaikan laporannya ke Pihak Kepolisian dan Bupati Maros.

Imo menjelaskan hasil pertemuannya dengan Bupati Maros, Hatta Rahman telah meminta KONI Maros agar tetap mengganti dana tersebut karena bagaimanapun ini merupakan uang negara.

Hatta juga berharap agar dari kejadian ini seluruh bendahara Kantor agar tetap berhati-hati saat membawa dana kantor belajar dari musibah yang menimpa KONI.

Imran Yusuf menegaskan kejadian ini murni musibah dan bukan rekayasa jadi terlalu naif jika ada kalangan yang menganggap hal ini sebagai settingan apalagi jika melihat hasil visum dokter terkait luka penganiayaan yang dialami bendahara saat perampokan terjadi.

Untuk itu, Imo meminta pihak berwajib sebaiknya segera menangkap pelaku agar tetap tercipta suasanan aman di Kabupatem Maros apalagi kejadiannya siang hari.

Selain itu imo juga meminta agar pemkab maros bisa menyiapkan dan memperbanyak kamera cctv agar bisa mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan yang terjadi karena kasus seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di sekitar Kantor Bupati Maros.

Sementara Rahim sebagai bendahara juga sudah siap mengganti dana tersebut bersumber dari bantuan Ketua Koni dan beberapa donatur. Selain itu Rahim juga sementara pengurusan kredit secara pribadi.

Dampak dari kehilangan ini, Imo berharap pihak Cabor dan Anggota Koni agar bisa bersabar menunggu dananya karena beberapa kegiatan akan molor termasuk rapat anggota KONI tetapi paling lambat akhir tahun ini sudah terselesaikan dan tidak mengganggu program yang ada di tahun 2017 termasuk Pra Porda.

Terkait kantor Koni yang tutup dan juga sempat diberitakan media pasca perampokan bendaharanya, Imo menjelaskan karena saat ini memang kantor Koni Maros dalam posisi transisi untuk pindah ke kantor baru di jalan Azalea, Maros. (maros fm news department)
 
Copyright © 2014 107,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Radio Butta Salewangang (BS FM).